Minggu, 26 Juni 2016

Freak Icon Grunge Bandung?




Freak Ft. Baruz Godless Symptoms/Balcony
2003 merupakan sebuah langkah awal sebuah band dari Bandung yang bernama Freak, kuartet yang dibentuk oleh Ogiefreak (Vox, Gitar), Zubey (Gitar), Ewink (Bass) dan Opiqboi (Drums). Rock, AlternativeRock, Post Grunge adalah apa yang mereka dengungkan ke setiap telinga para pendengarnya disertai dengan visi dan misi dari kuartet ini sendiri. Dengan konsistensi dan kerja keras mereka, dengan segala kendala dan dinamika yang terjadi, dengan segala kerendahan hati, dengan visi dan misinya Freak mampu bertahan hingga saat ini.
Ewink
Semenjak awal hingga saat ini kuartet ini telah membuat lima buah album yaitu  “It Seems” (Freak Records 2003), “Duniaku” (2006/unreleased), “Peace Please Peace” (Freak Records 2009), “I’m A Freak EP” (NEVERSTOP Records 2015) dan “Revelation Of Universe LP” ( NEVERSTOP Records x Riotic Records 2016) dan berkesempatan untuk berpartisipasi dalam beberapa album kompilasi “Here We Are Now” (Interaksi Hati jilid #1, 2009), “To Dearest God” (We Are Grunge Internasional, 2010), “I Want You Here” (KickFest VA3/3, 2012 ; Hellprint United Day #3, 2012 ; RIOTIC compilation, 2015),
Ogie Meraung di Panggung
“This Is” (KickFest VA2/5, 2013 ; Grunge Is Dead 2, 2015) dan “Faith” (Let’s Go Video Show, 2014), beberapa penghargaan juga telah di raih oleh kuartet ini diantaranya “Black Cloud” (Video Clip 3D Pertama di Indonesia - Mtv WOW, 2003), “Black Cloud” (Artis Of The Month - Ardan 105.9 FM Bandung, 2003), “Go Away” (Artis Of The Month - Ardan 105.9 FM Bandung, 2006), “To Dearest God” (Artis Of The Month - Prambors), “Peace Please Peace” (Artis Of The Month - Autoradio 88.9 FM, 2010), Peace Please Peace (Artis Of The Month - Global Radio), “I Want You Here” (Artis Of The Month - Kuta Radio Bali, 2012), “Walk This Way” (#3rd Winner Envolet Macadam Planetrox Indonesia, 2015), tidak perlu
Zubey
disangsikan lagi Freak adalah formula yang mematikan.
Dari catatan perjalanan Freak diatas, maka timbulah ekspetasi-ekspetasi yang terlintas di benak, harapan besar pada Freak yang di anggap akan mampu membawa dampak yang baik atau lebih baik dan sebuah pernyataan yang tidak perlu ditanggapi “Freak adalah icon dari skena grunge di Bandung khususnya, Indonesia dan dimana saja?”, mengapa ada tanda tanya pada akhir pernyataan itu?,
Opiqboi
tidak perlu ditanggapi atau dijawab dengan jawaban-jawaban protokoler atau kaidah-kaidah, lakukan saja, tetap bergerak, tetap belajar, tetap rendah hati. Saya pribadi respek dan bangga namun saya tidak akan selalu menyanyikan lagu nina bobo untuk Freak. KEEP ON ROCKIN’ IN THE FREE WORLD!.




###




(BoGue/Photo : Adith Shorea)