Minggu, 12 Juni 2016

GODBLESS "KAMI TIDAK TAKUT BERSAING"

Beberapa kali GodBless menghindar dari 'duel meet' dengan AKA,Giant Step,maupun SAS & Rollies tanpa alasan yang jelas.Achmad Albar yang biasanya tak pernah pelit mengumbar cerita,kali ini cuma bilang "Gue lagi malas omong,karena alasannya cuma itu2 lagi".
Ian Antono,Jockie S dan Teddy Sudjaya hanya ter-senyum2 tanpa arti."Kalau yang lain gak mau cerita,biar saya saja yang menjelaskannya supaya terang benderang persoalannya"sahut Donny Gagola."Masalahnya dari dulu cuma satu,peralatan musik yang saudah 2 thn lebih tidak pernah diganti.Kalau sound system gak di-ganti2 tidak jadi masalah,karena bisa sewa punya Lasika maupun punya Ludwig Laban.Tapi kalau peralatan musiknya sudah kuno ketinggalan jaman,yang susah kan kita2 ini.Masyak supergroup pakai peralatan musik jadul,kalau sama Oma Irama".
Peralatan musik GodBless sejak jamannya Iwan Joesoef hingga Akwang,memang selalu menjadi kendala.Seakan mereka2 yang menjadi cukong merangkap manager seperti separuh hati memenuhi keinginan anak band asuhannya."Sebetulnya tidak seperti itu,Akwang sudah memesan langsung dari pabriknya .Dan itu memakan waktu 4,5 bulan baru dikirim ke Indonesia.Karena kalau beli di CV Kawi pun kamipun harus menunggu lama,mereka juga harus pesan dulu."tukas Yoyonk anak band yang jadi manager GodBless."Tahu sendirilah kalau GodBless tidak mau pakai peralatan musik kelas kambing atau kelas peti sabun".
Donny beranggapan bahwa GodBless sebagai supergroup memang harus tampil beda."Tidak harus wah,se-tidak2nya harus bisa membuat band2 lain bilang GodBless memang hebat,Jadi kalau kami tak muncul satu panggung,bukan karena GodBless takut bersaing".


Tidak ada komentar:

Posting Komentar