Sabtu, 25 Juni 2016

Kecantikan akting Mieke Widjaya dalam film “Perkawinan Dalam Semusim” karya (alm) Teguh Karya (1977)

 
Film ini kurang mengemuka di pasar bioskop, nyaris senasib dengan film pertama Teguh, “Wajah Seorang Lelaki” (1971). Padahal, baik Mieke Widjaya maupun Rachmat Hidayat, berpelung besar jadi aktor/aktris terbaik dari film ini. Sayang, “Perkawinan Dalam Semusim” gagal memburu FFI 1977. Dalam obrolan lepas di rumahnya, Mieke pernah “menguji” saya. “Sampai tahun 1977, mana film Teguh Karya yang paling bagus..?“ Saya jawab: “Film ‘Perkawinan Dalam Semusim’…!” Mieke Widjaya melonjak sambil angkat jempol.