Sabtu, 18 Juni 2016

OMA IRAMA "JANGAN SEBUT DHANGDUT KAMPUNGAN"

"Omongan pedas Benny Soebardja membangkitkan semangat saya untuk menjadikan OM Soneta bisa lebih hebat dari grup apa saja"ungkap Oma Irama."Bersama OM Soneta saya ingin membuktikan musik dhangdut bisa tumbuh berkembang bersaing dengan musik yang kini digandrungi anak muda."
Oma Irama lantas memberi contoh."Sound system kami sudah 10.000 watt jauh lebih besar dari yang dimiliki GodBless,Rollies,SAS,Giant Step atau Superkid.Yang bisa menyaingi kami cuma Lasika,tapi harus dibedakan Lasika itu penyewaan peralatan musik,sound system dan lampu show".
Oma tidak sakit hati dengan omongan Benny."Saya malah seperti dicambuk untuk memasukan unsur musik rock ke musik OM Soneta,agar anak2 muda penggemar musik rock juga bisa menerima musik dhangdutnya OM Soneta".


Elvi Sukaesih pernah bilang pada Aktuil,mengapa dia minggat dari OM Soneta.Alasanya Oma Irama ngawur,sudah keluar dari pakemnya musik dhangdut."Itu sama sekali tidak benar,pemahaman pakem dhangdutnya Elvy terlalu dangkal,OM Soneta justru lebih maju,dhangdut sekarang iramanya tidak melulu ditentukn oleh suara gendang dan suling.Makanya saya tambahkan unsur 'brass section' dan tambahan suara perkusi,Pokoknya saya gak mau musik dhangdut disebut kampungan".

 

 

Buyunk Aktuil