Sabtu, 30 Juli 2016

Freak Menggila Di Jaringan / Neverplugged vol. 1 Neverstop Radio



27 Juli 2016, dari kawasan Geger Kalong di RED Studio telah terjadi keriuhan di jaringan, pasalnya Neverstop Radio yang merupakan divisi dari Neverstop Records telah menyelenggarakan perhelatan yang bertajuk #Weednesday. Sebuah event berkelanjutan yang diadakan setiap Rabu akhir di setiap bulannya. Sebelumnya saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar besar besar besarnya kepada para supporter yang telah mendukung perhelatan ini, terimakasih kepada RED Studio, 168 Frames, Neverstop Records, Riotic, kawan-kawan kamerawan, photograper, soundman dan kawan-kawan lainnya yang tak tersebutkan satu persatu.
Jam 19.00 WIB Geger Kalong berubah nuansa, hits dari band-band Seattle Sound terdengar menandakan perhelatan ini mulai merambah jaringan, kali ini Freak sebuah band asal Bandung bergenre Post Grunge yang sedang menjalani promo album terbaru mereka “Revelation Of Universe” melesat dengan karya-karya terbaik mereka, Ogie (Vox, Gitar), Iwenk (Bass), Zubey (Gitar) dan Opiqboi (Drum, Caj√≥n) meraung dengan tiga karya mereka “This Is”, “Wayout”, “We Will Find The Way”.
Jonk dan Bob
Setelah tiga karya Freak tadi meluncur, tibalah sesi obrolan pertama yang dikawal oleh host akhir zaman idaman kaum awam MC Jonk (
BillyDeKids) bersama Bob yang dengan gigih mengupas seputaran proses pembuatan album Freak “Revelation Of Universe”, sesi ini nampak ganjil namun seru bernuansa obrolan di warung tegal kesayangan anda dimana empat Freak, satu host ngoceh dan satu host gagap berbaur salam satu obrolan yang meriah.
Freak live at Neverstop Radio
Diawali dengan tiga hits dari sebuah band Seattle Sound, Freak kembali ke studio untuk melejitkan karya-karya mereka kembali yang dibuka oleh sebuah karya seorang icon musik dunia David Bowie, karya yang juga pernah dibawakan oleh salah satu icon musik grunge dunia Nirvana yaitu “The Man Who Sold The World” yang dibawakan secara apik dan heroik...selamat ya Freak. “Walk This Way” dan Say Hello And Goodbye” menjadi penutup aksi dari Freak malam itu.
Hal yang wajib di garis bawahi pada obrolan sesi kedua yaitu empat dari Freak ini adalah manusia dengan segala kekurangan dan kelebihannya, mereka juga adalah empat orang warga Bandung dengan segala kewajiban dan haknya, seperti manusia pada umumnya mereka memiliki cipta, rasa dan karsa.

Dan akhirnya selesai sudah perhelatan #Weednesday edisi kali ini, semuanya lancar berkat kerja keras para supporter yang ikut serta dalam mewujudkan perhelatan ini. Sampai jumpa dalam perhelatan #Weednesday berikutnya di hari Rabu akhir setiap bulannya yang semoga selalu menimbulkan keriuhan-keriuhan di jaringan.









(BoGue / Photo : Adith Shorea)